Kurnia Dan Pesona – Rafika Duri – Harvey Malaiholo

SEBAGAI FANS Fariz RM, saya mengawali jejaknya sbg pencipta lagu. Sebelum dikenal sbg musisi dgn hits Sakura yg kini didaur ulang oleh Rosa. Semasa SD di akhir 70an masih ada pelajaran nyanyi ke depan kelas, saya pernah bawa Hasrat Dan Cita. Karya Fariz saat nge-band di SMA 3 tahun 1975 lalu diminta Jockie Surjoprajogo utk album Andi Meriem Matalatta. Kemudian saya nonton Liem Swie King main film pasca diskors, akibat telat bangun saat mesti berlaga di Sea Games 1979. King sbg Narto dosen UGM, pacaran dgn Michiko yg dilakoni Eva Arnaz. Lagu pembuka film Sakura Dalam Pelukan dilantunkan oleh Grace Simon. Saya makin penasaran sosok Fariz yg lalu bikin promo Selangkah Ke Seberang tapi gak laku.

CHRISYE berjasa mendukung Fariz dan membujuk bos Akurama. Jika Fariz main semua alat musik, demi ngirit biaya produksi. Bukan egois atau pamer kemampuan. Grace Simon menolak nyanyi ulang agar Fariz berani membawakan Sakura sbg album kedua. From nothing to something, Fariz melejit sbg ikon musik baru. Karya2 lamanya direkam ulang pada album ketiga, Peristiwa 77/81 di tahun 1982. Berikut Kurnia Dan Pesona yg pernah direkam Rafika Duri bareng Harvey Malaiholo. Sayangnya dalam versi Fariz memang tercemar intro Never Be The Same milik Christopher Cross, diakui Fariz saat ditanya Denny Sabri wartawan Vista. Padahal menurutku gak signifikan. Agaknya Fariz sengaja berpolemik sambil menegaskan minatnya terhadap Yacht Rock. Genre yg dirintis Jay Graydon, diledakkan Christopher saat mengatasi Pink Floyd dan Frank Sinatra di ajang Grammy Awards 1981. Banyak hikmah dari perjuangan para seniman berkarakter. (nDy)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s