Bimbo – Menari Dan Bergoyang

BIMBO merupakan legenda hidup musik Indonesia. Seniman asli Parahyangan ini masuk dalam daftar 9 Band Legendaris Posmusica angkatan 60-70an. Sukses mengarungi industri hiburan dgn sekitar 800an lagu dalam 200 album segala genre, termasuk Dangdut berupa empat album studio. Yakni Pop Melayu Menari Dan Bergoyang di tahun 1974, Album Dangdut Bersama Bimbo setahun kemudian, ditutup dgn serial Dangdut Volume 3 tahun 1976. Mendadak muncul lagi kaset Dangdut Di Punk Rock di tahun 1983 menjadi produk pamungkas. Namun belum pernah ada ulasan kenapa Bimbo berdangdut ria, apakah demi sensasi atau tuntutan bisnis?
Menurutku Bimbo yg kreatif sejak awal, mulai tertarik bergaya Hasnah Tahar dgn Orkes Melayu Bukit Siguntang, atau berdendang ala Said Effendy bareng Orkes Gambus Al Wardah, saat kehadiran Iin Parlina. Sang bontot harus berpisah dgn kedua kakaknya akibat menikah, maka Yanti Bersaudara bubar.  Kehadiran Iin sejak 1971 sanggup merubah nama Trio Bimbo menjadi Bimbo & Iin, atau Bimbo saja. Begitupun tema dan format musik lebih populis berbalur jenaka. Kontribusi Iin berdampak signifikan. Sulit membayangkan alunan Menari Dan Bergoyang didendangkan oleh suara bariton Acil. Iin bukan sekadar pendamping melainkan truff Bimbo, setidaknya telak memukul pamor Koes Plus dkk di kancah dangdut. Pesona teteh Iin kuterjemahkan lewat klip video hebring Sungai Gangga. (nDy)

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s