Chick Corea Elektric Band – Elektric City

Jika lagu Owner of a Lonely Heart pernah dihujat oleh fans konservatif Yes di era 80an, agaknya Chick Corea lebih siap saat membentuk Elektric Band. Sama2 merekrut talenta muda sesuai selera jaman. Yes maupun Chick Corea memilih realistis agar tetap eksis. Terbukti album debut Chick Corea Elektric Band mendapat respon positif secara kualitas maupun komersil. Bahkan Corea seolah bersaing dgn Jon Anderson mewakili pendekar Jurasic, selain menghadapi serbuan Hair Rock yg agresif di MTV. Video klip Elektric City manis bergaya di layar TV, hal baru untuk Chick Corea. Maka paras muda Dave Weckl wajib muncul bareng John Patitucci tampil necis dan Scott Henderson bergaya kasual. Elektric Band menjadikan Jazz lebih segar dan trendy, meski penampilan Chick Corea tetap kebapakan mirip juragan kost. Selanjutnya proyek inipun turut menggandeng musisi studio seperti Carlos Rios, Frank Gambale, Eric Marienthal hingga tokoh senior Victor Wooten dan Gary Novak. Chick Corea memang bukan sekadar seniman, tapi juga konseptor dgn jejaring, menguasai pasar dan eksekutor handal. Kemampuan yg membuatku selalu terpukau sejak memantau Return To Forever hingga Elektric. Juga masih kerap tersedu saat dicekam Ginkakuji atau dibelai All Love. Kepergian Chick Corea memukulku sbg penikmat Jazz dan sumber ilham. Maka untuk pertama kali PosMusicA bikin dua video tribute dalam sehari berikut dua esay spontan. Sebagai ekstrak pemahamanku 30 tahunan bareng Maestro. (nDy)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s