Video Lebaran 2020 Edisi Corona

Menjelang lebaran, aku reuni dgn beberapa sobat via zoom. Ada yg melego koleksi album langka, hingga gitar elektrik. Mereka para seniman, pengamen, dan kolektor musik. Lalu nanya cara menjadi youtubers. Mesti kutegaskan, perlu nyali konsisten dan durasi panjang, berbeda dgn video editor atau content creator. Contoh, Dolar nongol jika telah mencapai 1.000 subscribers. Bagi pemula, meraih 100 subscribers dalam 3 bulan sudah prestasi. Walau punya grup WA dgn 100 members .. tapi bohong. Promosi jadi kewajiban, tapi bukan utk mencari subscribers. Maka kutawarkan cara ngedit video secara ringkas.

Gunakan Windows 7 untuk MovieMaker, lalu unduh gratisan Audacity buat audio. Menggarap visual dgn audio harus terpisah, terutama youtube jeli mendeteksi suara terkait klaim hak cipta. Lantaran seniman, mereka langsung mahir Audacity. Bahkan nemu trik menghilangkan suara sang vokalis menjadi karaoke version. Untuk edit visual lebih butuh jam terbang karena soal selera. Dalam seminggu mereka telah mampu bikin video anaknya dgn durasi dibatasi 2 menit. Lebaran penuh kesan dgn reuni produktif dan semua gratis. Semoga jadi alternatif nafkah mereka selama di rumah. Kita mungkin berbeda kapal, tapi mengarungi badai yg sama, kata trending topic. Terima kasih telah saling ingat dan menjaga. Video kompilasi hasil latihan mereka inipun menjadi artefak kebanggaan PosMusicA. (nDy)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s