Hopelessly Devoted To You – Smule

b.posmusicaaaDalam situasi “stay@home” serta Work From Home saat ini, pemanfaatan akses online perlu disikapi secara bijak. Terutama terkait budget berikut mencermati peluang. Portal populer seperti medsos via FB, Instagram, WA, Smule berikut Zoom, tidak menghasilkan uang bagi para pengguna. Kecuali hasil kerja sama dgn vendor atau keterlibatan pihak ketiga seperti endorsement. Hanya platform youtube dan Blog yg dapat menghasilkan bayaran langsung setelah proses verifikasi serta berdasarkan monetized. Pertanyaan yg mulai sering kudapati via email japri maupun pada komentar videoku. Agaknya mereka meyakini, PosMusicA memang nyari duit secara virtual maka tetap ceria saat pandemik. Ada beberapa hal praktis yg perlu disiapkan menurut pengalamanku selama beberapa tahun, mungkin rada subjektif, jika anda berminat sbg youtuber maupun blogger.

Persiapan awal sesuai tema dan tujuan, menjadikan youtube dan blog sbg sumber uang atau penghasilan sesuai persyaratan. Maka ikuti semua prosedur berikut rambu mereka agar memenuhi standard yg ditandai dgn persetujuan kedua pihak untuk kemudian akan mendapatkan kode referral. Namun sebelumnya mereka harus meninjau status pantas melalui statistik minimal. Seperti pihak manajemen baru youtube Indonesia sejak 2018 telah mensyaratkan akun baru harus punya minimal seribu subscribers berikut jumlah tonton publik 4.000 jam komulatif. Jika anda bukanlah tokoh publik atau artis, biasanya keburu manyun di tahap awal ini yg padahal belum disetujui apapun. Banyak rekan yg stres setelah 6 bulan semangat bikin video menurutnya keren dan penting, tapi jumlah subscribers mentok di 90an. Masih jauh dari monetized, Ferguso. Anda mungkin raja WA atau banyak fans di grup yg nyedot pulsa, tapi di ajang tarung bebas seperti youtube gak ada artinya. Maka pesan saya, tetap semangat, jangan panik, karena karya keren sulit dibuat dgn kondisi stres. Nah jika anda sudah mencapai 1000 subscribers lalu dapat nomor referral, boleh kita ngobrol lagi. Di tahun 2018 saya sudah 4000an subscribers dgn 200an video monetized sambil menyelesaikan Perda Tata Ruang Laut Kalbar, artinya youtubers cuma hobi, bukan nafkah. Kadang harus tebal muka saat promosikan video di grup lalu anda cuwekin padahal belum pernah bikin video apapun. Globalisasi berarti saatnya uang bekerja dari rumah, bukan pula bekerja hanya demi uang tanpa eksistensi. Work smart Play hard. Jangan lupa bahagia, tetap produktif, and be safe. (nDy)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s