January Christy – Tuhan Ada Dimana-mana

Picture1Semakin jarang yg mencatat bahwa musisi Indonesia sejak era 60an telah rekaman dan sukses dalam pertunjukan di luar negeri. Misalnya Dara Puspita keliling Eropah nyaris setahun sambil mewariskan jejak rekaman berikut liputan heboh. Kemudian The Rollies merilis debut album di Singapura akhir 60an pula. Berlanjut ke Jerman di 70an beberapa penyanyi Indonesia mencetak album seperti Mogi Darusman, Vina Panduwinta, kuartet Vanua Levu yg didukung Duddy Iskandar juga January Christy punya hits Only A Fool dari album Internasional berjudul Island Of Fantasy tahun 1981. Ketika Oekun, nama akrab January Christy kuliah seni di Moira House of Eastbourne di Inggris, ia pernah juara nyanyi se kampus membawakan lagu Poor Blind Earth karya Harry Roesli. Maka saat merantau ke Jerman ia mulus bergabung dgn Vanua Levu yg menghasilkan 2 album. Sayangnya Oekun gagal di festival Iserlohn tahun 1982, begitupun pada Lomba Cipta Lagu Populer setelah mudik ke Jakarta setahun kemudian. Mungkin akibat timbre vokal rendah dan unik untuk mendapat gesture lagu sesuai, ditambah sifatnya pemalu. Konon saban rekaman di studio, Oekun minta dimatikan lampu agar fokus dan leluasa. Catatan dari kliping pribadi serta pengalaman PosMusicA seperti begini gak muncul di wikipedia. 

Akhirnya Oekun dgn penampilan khas androginy ketemu jodoh Erwin Gutawa setelah menduetkan dgn Ricky Basuki untuk album Pasti milik band Karimata. Perpaduan unik ketika Oekun mengisi suara bariton, Ricky dgn falset melengking jadi tenor perempuan. Erwin lantas mengajak serombongan komposer wahid untuk mendukung solo perdana Oekun. Dian Pramana Poetra bareng Deddy Dhukun menciptakan hits Melayang yg lalu diganjar posisi 34 dari 150 Lagu Indonesia Terbaik versi majalah Rolling Stone Indonesia edisi 2009, serta albumnya di posisi 78 dalam 150 Album Indonesia Terbaik. Juga January Christy tercatat sbg vokalis wanita pertama peraih BASF Award 1987 yg kelak menjadi ajang Anugerah Musik Indonesia. Rekaman fenomenal ditutup balada spiritual Tuhan Ada Dimana-mana hasil kolaborasi langka Dodo Zakaria bareng James F Sundah. Menurutku relevan dgn kondisi pandemik saat ini, saatnya bersatu saling menguatkan. Musik ampuh menetralisir emosi dan imunitas tubuh, menjadi andalanku sbg kontribusi bagi sesama sekaligus video yg merekam eksisting di berbagai kota Indonesia. Terima kasih January “Oekun” Christy 1958 – 2016, suaramu tetap mengalun dimana-mana. (nDy)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s