Historia De Un Amor 我的心裡没有他 A Love Story

Picture1One of my favorites, “Historia De Un Amor”, is a perfect example of all the things I love about Boleros. A great melody in a melancholy vein, kind of melo-drama that works in a song or movies generally not so much in real life though. Also the opportunity one could wish to express passion, failure in love, even to reject calculation or self-interest in love mucho corazon. This tunes was written in 1955 as the soundtrack of Mexican film in 56s which is apparently what started its path into immortality. Wiki said, Historia De Un Amor in Spanish for “A Love Story”, song about a man’s love, written by Panamanian songwriter Carlos Eleta Almarán. It was written after the death of his brother’s wife. It’s mean based on true event that I’ve heard for my first time in around 70’s from Trio Los Panchos. How amazing when I just explore it again recently, Historia De Un Amor shows up everywhere by everybody, and always shows some new beauty in each performance. This song has been sung by many artists including in Mandarin version also. With new interpretation with the lyrics written by Chen Die-Yi, and the song title in Chinese is “Inside My Heart, There Is No Him/Her”, or 陳蝶衣.我的心裡没有他. It should be one of the best love song ever with millions of times must it have circled the globe. (nDy)

Kesenian Bolero mungkin asing di Indonesia, meski sering disebut sbg jenis lagu atau tarian khas Amerika Latin. Seorang seniman Panama pernah bikin puisi untuk adiknya yg berduka ditinggal sang istri. Uniknya ia merangkai dalam kalimat indah dan jenaka dari kisah hubungan mereka, berikut situasi cemburu maupun bahagia berupa satire. Seperti saat si adik membujuk istrinya, “Aku memang banyak gaul dgn perempuan, tapi di hatiku cuma ada kamu”. Begitulah ekspresi Bolero yg sulit ditebak ketimbang seni Tango, Salsa apalagi Mambo yg penuh ledakan. Puisi inipun menarik minat produser Meksiko untuk diangkat jadi film berjudul Historia De Un Amor, atau “A Love Story” di tahun 1955. Kemudian jadi lagu andalan Trio Los Panchos dan populer di awal 70an. Menariknya, Historia De Un Amor banyak dinyanyikan artis dari berbagai jenis musik bahkan berbeda bahasa tanpa merubah makna. Misalnya judul versi Mandarin menjadi “She is Not in My Heart, but You”. Bagi penggemar karaoke klasik pasti kenal lagu ini. Agar berkesan kekinian, kutampilkan potongan dari 5 film milik artis Zhang Ziyi sesuai tema cinta dramatis. Antara lain adegan cek-cok suami istri bergaya kung fu, ketika istri menghunus pedang ke dada suaminya yg juga bersiap. Namun pada detik akhir malah melempar senjatanya. Setelah jadi mayatpun suami tetap saja salah, “Kenapa kau gak tangkis pedangku?”. Satire rumah tangga versi Bolero. Lalu supaya selamat dari klaim hak cipta, kucampur 3 jenis musik agar sulit dikenali berikut vokal dalam dua bahasa, Mandarin dan Spanyol aslinya.amor Tingkat pelanggaran hak cipta intelektual di Tiongkok umumnya, dianggap tertinggi di dunia. Tampak di pasar Mangga Dua sbg surga produk cakram bajakan mencakup film hingga musik, meski kini suram di era digital. Menurut laporan Federasi Internasional Industri Fonografi (IFPI) tahun 2005, sekitar 95 persen atau 500 juta pengguna Internet Tiongkok memberi layanan musik online tanpa hak cipta. Lembaga Music Copyright Society of China mati suri, akibat situs layanan online menawarkan lagu gratis secara ilegal. Pada April 2007, Pengadilan Menengah Rakyat Beijing mengabulkan tuntutan terhadap Baidu dan Sogou oleh pihak IFPI mewakili Universal Music, Sony BMG Music Entertainment, dan Warner Music HongKong. Kemenangan penggugat jadi preseden di Cina juga di seluruh dunia, menyangkut status karya dan files secara online. Berdampak pula bagi kebijakan youtube sejak 2018 semakin ketat terhadap konten hak cipta. Bagiku jadi tantangan bagaimana tetap dapat aplod video lagu favorit sekaligus bebas lisensi. Lagu klasik Panama berjudul “Historia De Un Amor” dalam semua versi, bisa kusebut mustahil di rilis tanpa lolos klaim hak cipta. Kebetulan nemu versi Mandarin dalam format konser alias bootleg, lalu kutambah perkusi dan gitar, serta potongan nada asli pada intro dan penutup video dalam bahasa Spanyol. Inilah satu2nya karyaku dalam bahasa Mandarin juga Spanyol, serta lolos klaim hak cipta hingga kini. (nDy)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s