Mutiara Khatulistiwa Kalimantan Barat

MUTIARA.2Mutiara Khatulistiwa adalah judul dan tema kemaritiman di Kalimantan Barat, sebagai potensi terpendam yang perlu diekspos menjadi eksplorasi. Antara lain berupa Seminar Kemaritiman Dan Pameran Dokumentasi Bawah Air di Pontianak, sebagai pelaksanaan program Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dan Kelautan. Sekaligus memperingati Hari Nusantara yang telah dua kali diselenggarakan melalui APBD T.A 2012 dan T.A 2014  pada Bidang KP3K&P di Dinas Kelautan dan Perikanan Prov. Kalbar. 

Pada kegiatan Mutiara Khatulistiwa Pertama yang dilaksanakan di Hotel Kapuas Palace Pontianak tanggal 27 – 29 September 2012, menghadirkan pembicara Makarios Soekotjo selaku profesional dan pakar fotografi bawah air. Butuh waktu sekitar 5 bulan intensif untuk memastikan jadwal beliau dapat hadir disela kesibukannya. Juga tampil Sekjen POSSI, Merari Nainggolan yang mengaku kaget saat diundang. “Biasanya jika terkait dunia selam atau pameran foto bawah laut di Kalimantan, saya tiba di Balikpapan atau menuju ke Derawan. Tapi kini ada Pontianak, pasti ada orang gila yang bikin kejutan”, ujar Merari saat memberikan materi.MUTIARA.3 Mutiara Khatulistiwa Kedua bertempat di Rumah Radakng Pontianak, 16 – 18 Desember 2014. Didukung mitra kerja oleh POSSI Kalbar, Orca Diving Club, B&W Media Advert, WWF Kalbar, Cemerlang Pentasmedia, Mitra Bahari Kalbar, serta mahasiswa F.T Prodi Kelautan Untan Angkatan 2014. Acara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Prov. Kalbar didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalbar, serta Direktur Pemberdayaan Masyarakat Pesisir KKP. Pameran didukung oleh tujuh fotografer lokal yg mengabadikan aktifitas serta panorama bawah laut di Kalbar yang harus diberitakan.mutiara.4Suasana makin berkesan saat partisipasi para pelajar dari dua puluh SMU dan Kejuruan di Pontianak berupa dialog, kemudian mereka menulis esay berdasarkan topik dari foto pameran yg dipilih sesuai minat. Kemudian foto pilihan mereka menjadi hadiah untuk dibawa pulang ke sekolahnya. Serta kejutan tambahan berupa kehadiran petinju Daud Jordan, ia mengagumi foto bawah laut Kayong Utara tempat kelahirannya tapi belum pernah diketahuinya. Mutiara Khatulistiwa memang butuh kerja sama yang luas, saling peduli, mitra dalam peluang pemanfaatan bahari berkelanjutan. (nDy)

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s