Whole Lotta Love – The Family

untitled2Tipikal keluarga ideal versi slogan KB, dua anak cukup. Tampil manis dan harmonis, selintas akan membosankan. Lalu masuk narasi misterius si bapak, “Nyawaku dihargai 20 milyard dolar”. Mirip omong kosong kaum lelaki di warung kopi murahan. Namun juga petunjuk penting, Malavita bukan film keluarga biasa. Mereka bagian dari jaringan Mafia dgn loyalitas mutlak. Masyarakat menyebutnya organisasi kejahatan. Mereka bilang, “We are a Big Family”. Malavita bukan lagi nucleus family, melainkan hirarkis ketat berikut sanksi kejam. Jika satu anggota keluarga berkhianat, keluarga lainnya wajib memburu hingga membunuhnya. Termasuk mantan mafia yg dilindungi negara (witness protection), harus mengubur identitas lama, selalu pindah lokasi tinggal. Film mafia yg biasanya mencekam khas Scorsese, kini beralih parodi kocak oleh Luc Beson. Keluarga Rock n’Roll tumbuh menjadi Metal lewat hukum alam, like father like son. Lihat cara istri melepas kesal sambil ngebom mini market, juga anak jadi bandit sekolah tapi tetap sok polos. Kemudian saling melapor di meja makan malam, whole lotta love.

FAKTOR WOW:
1. Didukung 3 senior jaminan film kelas A. Robert de Niro sbg aktor favorit Scorcese, maka Malavita bisa dianggap kelanjutan film Godfellas. Michelle Pfeiffer yg memulai karir lewat film mobster Scarface mendampingi Al Pacino. Malavita juga pertemuan ketiga Robert dgn Michelle setelah film Stardust dan New Year’s Eve.
2. Bicara aktor penegak hukum, buatku cuma pantas oleh 4 legenda: Clint Eastwood, Chris Cooper, Gary Oldman, dan Tommy Lee Jones. Walau Tommy tampil sekelebat bahkan cengengesan doang, tapi amat signifikan sbg “hamba hukum” senior.
3. Robert de Niro lekat dalam genre mafia ala Italia. Kali ini sukses sbg “babe sinting”, meneruskan tipikal di serial Meet the Parents, Silver Linings Playbook, etc.
4. Robert mengutip kalimat Al Capone saat menghajar tukang ledeng dgn tongkat baseball, persis adegan yg dilakoninya di film Untouchable.
untitled12
5. Ketika Robert berteriak “fcuk” saat adegan makan keluarga, spontan mewakili ekspresi pujian (old fashioned ways) khas suami istri. Tapi menurutku, ia sedang mendukung bahkan perintah bagi kedua anaknya menjadi preman sekolah, asalkan “rapih” bahkan jadi sumber uang. Begitulah mafia belajar.
6. Insiden istri belanja di mini market, mirip kisahku saban beli bahan dapur di Sydney. Jeroan ayam atau tulang kambing, diletakkan pada rak “pet food” atau dog food, khusus untuk hewan piaraan. Padahal jeroan jadi menu surga di Indonesia ;o)
7. Tampilan lagu Whole Lotta Love oleh Zepparella, kusengaja untuk menghindari klaim hak edar dari yutub. Lagian video Zepparella termasuk langka. (nDy)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s