A Salty Dog – Hidup Adalah Kematian

Picture1Set at sea from the perspective of a person who spends a lot of time on the ocean, it has an apparently nautical theme. However, the song may also be considered such symbolic: a metaphor for life, death, and faith in God. It starts with the sinking of a ship rounding Cape Horn, which left no survivors, “and no one left alive”. After that journey continues in an afterlife, “no mortal place at all”, from which it’s impossible to go back to earthly world, “and burnt the mast”. This is accepted by everybody and their entrance into the afterlife is met with “tears of joy”, and the sense of eternity is expressed through “many moons and many Junes” . In any case the song portrays sailors risking their passion for the sea, all those who have been lost over centuries. Entah kenapa aku terobsesi lagu “A Salty Dog”. Tercatat di akun youtube pribadi, tiga video pernah kuedit, semua ditegur akibat hak cipta. Versi pertama gak kuhapus sbg kenangan, cukup ganti lagu lalu selamat dari klaim. Meski hilanglah alunan A Salty Dog oleh Edmonton Symphony Orchestra yg direkam di Kanada 1972. Tentang kisah nyata rombongan pelajar menghadapi ombak ganas di Cape Horn Chile sbg kuburan pelaut, sailors graveyard. Disajikan lewat film White Squall dan lagu Valparaiso-nya Sting. Video kedua kuganti dgn ilustrasi film Moon berikut A Salty Dog versi smule, duet suaraku dgn Anton teman SMA. Kuhapus akibat klaim kedua lalu edit untuk video ketiga, ditambah film Interstellar dgn kesamaan tema. Teguran kali ini terdeteksi secara manual dan kuhapus. Semoga versi ke empat ini awet, lebih kompleks melibatkan film Moon dan Interstellar, serta iklan pak tua dari General Motor. Diiringi 4 versi A Salty Dog yg kuracik menjadi kesatuan baru. Seandainya akan dicekal lagi, gak akan kuhapus sbg Magnum Opus yg menurutku lebih menggetarkan ketimbang sensasi “A Whiter Shade Of Pale” yg lebih populer.

“All hands on deck, we’ve run afloat”, prolog menggetarkan khas ekspedisi petualang. Kuterjemahkan saat pelaut menerjang gelombang samudera di era kolonial, maupun petarung jagad ala futuristik. Maka kisah Gary Brooker dan Keith Reid yg diluncurkan tahun 1969 ini bukan lagi bermakna harafiah “manusia ikan asin”, juga kutujukan bagi astronout seperti di film Moon dan Interstellar. Mereka manusia istimewa yg memahami makna “pulang” setelah jauh berlayar dalam kelipatan sekian Juni, lalu merindukan “home” bukan sekadar “house”. Betapa terperanjat Sam yg meninggalkan istrinya sedang hamil tua, lalu punya kesempatan menghubungi rumah tapi disambut putrinya berusia 15 tahun. Begitupun di film Interstellar, sang ayah tetap muda untuk bertemu putrinya yg justru renta sedang sekarat. A Salty Dog secara progresif memasuki unsur relativitas, “We sailed for parts unknown to man, where ships come home to die”. No mortal place at all. Apakah kematian bermakna kehidupan yg sesungguhnya baru akan dimulai? Begitupun eksistensi Procol Harum yg telah abadi laksana cahaya matahari yg jatuh menghidupi wajah B.J Wilson (drummer) setelah “sekarat” nyaris 3 tahun akibat narkoba. Ia langsung “terbangun” saat mendengar lagu terindah, A Salty Dog. Sekaligus pula mencatat awal kepergian Robin Trower (juga Matthew Fisher), dua tonggak Procol Harum yg kabur pasca proyek “kuburan para pelaut ulung” ini. A Salty Dog, seaman’s log. Dedikasi bagi mereka yg telah hilang dalam samudera waktu maupun harapan, para petarung ulung tak dikenal. Names were not important. Just have witnessed these all, and wrote it to us as a promise. The nameless and faceless who braved the sea with as much hope and passion as those who made it through their journeys alive. May they all Rest In Peace. Amen, Your Witness, my Own hand. (nDy)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s