Festival Pesisir Paloh 2018

MBFT2267Borneo is one of Southeast Asia’s few summer destinations, with best time to travel being between March and October at its driest. Also the right time to see turtles on the Pesisir Paloh Festival 2018. About last October will be the peak of the turtle-nesting season with plenty of local’s parties to show gratitude for an abundance of turtle eggs. The exact location of this event at Temajuk Village, Paloh District, Sambas regency. Paloh is directly adjacent to Malaysia that is located on the west side with long beach that stretches as far as 63 kilometers for the habitat of four out of seven different turtle species in the world. Apart from being known as the home of turtles, the festival also famous for traditional values which first held in 2012. With theme’s highlight for this year, “Preserve Sea Turtles, Keep the Sea-Clean, Save the Earth” will feature activities such as youth camping from 3 nations, (of Malaysian and Brunei Darrusalam) and for the first time will be attended by Susi Pudjiastuti as the Minister of Maritime Affairs and Fisheries of Indonesia. The Pesisir Paloh Festival 2018 will be held on October, 5th until 7th.

Festival Pesisir Paloh 2018 merupakan kegiatan tahunan untuk ketujuh kalinya sejak tahun 2012. Berawal dari bentuk peralihan ajang Festival Lempar Telur Penyu sebagai pesta rakyat setiap musim penyu bertelur yang marak hingga era 2010an. Selanjutnya pemerintah daerah bersama pemerhati lingkungan dan segenap masyarakat melakukan sosialisasi konservasi. Berupa kesadaran potensi sumber daya alam serta kearifan lokal yang patut dilestarikan, sekaligus peluang wisata pesisir. Melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Prov. Kalbar telah dibentuk Pokmaswas (Kelompok Masyarakat Pengawas SDKP) bernama “Kambau Borneo” sesuai amanat Pasal 67, UU No. 31 Tahun 2004 tentang Perikanan. Serta melakukan perlindungan sebagian perairan Sambas berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Prov. Kalbar No. 193/ DKP/ 2017 tentang Pencadangan Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil di Kalbar, selanjutnya akan ditetapkan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan sesuai amanat Peraturan Menteri KP No. 30 Tahun 2010 tentang Rencana Pengelolaan dan Zonasi (RPZ) Kawasan Konservasi Perairan.ULFB7798Salah satu terobosan pada ajang Fespa 2018 kali ini, berupa kegiatan Kemah Pemuda Pesisir 3 Negara yang melibatkan Pramuka Kalimantan Barat, serta “Pengakap” dari Malaysia dan Brunei Darussalam. Mereka akan berkemah bersama selama empat hari tiga malam di pantai, rupanya memancing perhatian Menteri Kelautan dan Perikanan RI untuk berkenan hadir. Maka dijadwalkan dialog pemuda ketiga negara bersama ibu Susi Pudjiastuti beserta tim rombongan, meliputi topik pengelolaan konservasi penyu di tiga negara, kebijakan konservasi sumber daya ikan khususnya penyu, dan ancaman limbah plastik terhadap lingkungan pesisir. Selain gelar atraksi budaya dari ketiga negara serta hiburan, juga dijadwalkan pengamatan langsung penyu bertelur, pelepasan tukik, bersih pantai dan penanaman mangrove, serta inisiatif lain sebagai rangkaian festival. Melalui tema kegiatan berupa “Lestarikan Penyu, Menjaga Laut, Selamatkan Bumi”, Festival Pesisir Paloh diselenggarakan mulai tanggal 5 hingga 7 Oktober 2018. (dionisius endy)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s