Indikator Bahagia (Mereka Bukan Kita)

112

Orang sering bilang, “Bahagia itu sederhana”. Meski kadar bahagia tiap orang berbeda, begitupun takaran sederhana memang gak sama. Ada yg bilang sederhana, sambil selfie dgn latar belakang menara Eifel. Atau bahagia karena berhasil nemu sebatang korek api jam 2 subuh padahal gak ada pemantik api satupun buat nyalain rokok ketika lembur. Kemarin di Denpasar, aku ketemu beberapa kolega dari Sydney yg juga mengikuti acara International Symposium On Geographical Names (Toponimi). Setelah ngobrol ngalor ngidul bareng Prof. Martin Tsamenyi, mantan dosenku, topik berujung kepada konteks pembangunan lokal. “Endy, saya mungkin salah menilaimu bakal tersiksa setelah kuliah, saat kamu bilang akan kembali ke Kalimantan. Karena ilmumu justru bisa bikin lebih mudah bagi masyarakat pesisir tersenyum lebar nanti”. Aku segera tanggap, profesor bukan sedang membahas toponimi, tapi melebar pada salah satu indikator ICZM yakni pemberdayaan masyarakat lokal dgn indikator kualitatif : Indeks Kebahagiaan.

Parameter pembangunan umumnya bersifat terukur, mengacu pada angka statistik berikut pola penanganan kuantitatif, disebut Indeks Pembangunan Manusia (IPM) atau Human Development Index (HDI), juga Produk Domestik Regional Bruto (GDRP), serta Produk Pendapatan Nasional (GNP). Meminjam tulisan milik Reza, rekan lama di milis Proletar tentang perjalanannya sebulan di China saat Olimpiade 2008 lalu, masyarakat Beijing tampak makmur dan modis berikut pertumbuhan GNP meningkat pesat. Namun dalam keseharian, Reza bertemu banyak manusia ngomel dan tersiksa terhadap dampak pembangunan menjelang pesta olah raga dunia tsb. Mereka semakin fasih bicara Inggris tapi gagap ber perilaku secara Internasional. Tersenyum tapi dingin walau sudah diberi tips. Mereka banyak kehilangan rumah dgn halaman, dipaksa pindah ke flat vertikal yg ditetapkan pemerintah. Wajib berbahasa Inggris akibatnya seolah gagu dan sepi. Ketika kriteria sukses ditakar dgn statistik dan materi, maka jiwa asal manusia seolah di instal dgn software asing, cenderung mirip Zombie. Angka cenderung bisa di rekayasa untuk target tertentu, namun capaian “the pursuit of happiness” sulit untuk disulap. Seorang pejabat bisa menyebut capaian konsumsi ikan meningkat berikut slogan “Gemar makan ikan”, tapi pegawainya jarang ketemu ikan bahkan sulit bahagia karena saban siang harus makan di luar kantor lalu gak kembali lagi. 113Bali sbg salah satu wilayah dgn indikator bahagia paling signifikan, ada benarnya. Walau gak bisa dipungkiri cuma berlaku bagi pengunjung dgn dompet tebal, tapi gak selalu. Misalnya jika lebur dgn penduduk lokal di Ubud, ngobrol bareng musisi lokal di cafe, mereka antusias dan sama2 mengeluh Legian makin macet parah. Jika ada kesan bahwa Bali merupakan rumah kedua orang Aussie terutama pertengahan tahun (musim dingin), Prof Martin membenarkan. “Bali seperti rumah kami juga, tapi bukan buatmu karena mahal”, katanya sambil tertawa. “Nah kenapa tidak menjadikan Kalbar seperti Bali, dengan cara membuat penduduk setempat lebih sering tersenyum sehingga tamu akan datang lalu merasa betah seperti di rumah?”, lanjutnya lagi. Tapi obrolan terpaksa dipotong oleh seorang penjaga. Dia mengusir kami harus mengambil jalur lain karena pantai tsb milik hotel. Sambil tersenyum kecut aku perlihatkan kartu kamar sbg tanda kami menginap di Hotel Westin mewah itu, Prof Martin cuma ngakak tertawa. (nDy)

One comment

  1. I’ve been thinking similarly this morning. It was triggered as I remembered what I had last night and many nights before. Being happy is simple indeed though. When I can enjoy every night after work, leisurely sitting in front of the TV, watching our fave show and laugh out loud together. Being happy is when you are with someone who shares your dream and life. Being happy is not simply living along.

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s