Flying with Garuda Indonesia

UntitledMEREKA para pramugari Indonesia di sepanjang perjalananku di tahun 2015. Yang kumaksud memang bidadari saja. Kuyakin semua penumpang lelaki normal ingin punya kesempatan ngobrol apalagi berfoto. Tapi entahlah mereka malah baca koran seperti di WC saban pagi, atau belagak tidur. Sebaliknya aku pasti ngorok jika yg bertugas para pramugara. Semua foto kuambil dalam 52 kali terbang menurut GFF bersama Garuda Indonesia dalam setahun. Bareng perangkat EOS 60D + C EF 70 – 200 (f/4L IS USM) juga T 18 – 270 (F/3.5 – 6.3 Di II VC PZD). Adapun musik yg digunakan milik pemain keyboard Casiopea, dah cukup, kalian pasti gak tau deh.

SEJATINYA bukan soal gadget, namun niat belajar serta menghargai proses berikut interaksi. Konon salah satu sikap penting dalam photographi ya komunikasi. Tiap adegan direkam sepengetahuan para pelaku, namun dijepret tanpa rekayasa pose alias candid. Kurang lebih mirip situasi “street photography”. Berikut kendala teknis seperti umumnya foto indoor yakni low light, getar pesawat, plus limit waktu sesuai route terbang. Cahaya ruangan yg ekstrim berubah, objek selalu bergerak karena lagi kerja, itu kendala biasa. Kesulitan utama lebih bersifat psikologis, butuh “relationship” yg sensitif dan matang. Faktor “chemistry” dgn objek, kata mereka, termasuk rela dan siap diomelin. Fakta inilah yg menurutku, bikin hobi “motret pramugari lagi kerja” jadi gak umum oleh penumpang biasa. Padahal semua perempuan suka kamera ;o)gaSELURUH foto di video merupakan karya sendiri, demi pengalaman serta untuk koleksi pribadi. Lebih cocok jika dibahas bareng teman2 photographer karena fokus tentang tehnik. Ketimbang jadi gosip gak karuan, jika sesama lelaki yg sering mendadak sok moralis. Sementara bagi perempuan kurasa cemburu, karena gak pernah ada yg motret doi lagi kerja kayak gini. Tapi tujuan utama, ungkapan apresiasi bagi para pekerja keras dan tetap cantik sbg duta udara Indonesia. Maka teriring salam buat suami/ pacar/ anak serta keluarga masing2, semoga senang dgn video ini. Hingga kelak kita bisa bertemu lagi, meskipun langka. Anggaplah rata2 terbang seminggu sekali, belum pernah kujumpai pramugari yg sama .. See you on board ;o)

Advertisement

One comment

  1. We’re a group of volunteers and opening a new scheme in our community. Your web site provided us with valuable information to work on. You have done a formidable job and our whole community will be grateful to you.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s